BANDUNG - Senin pagi, 2 Juni 2026, udara segar khas pedesaan menyambut Serma Muh Munadi, sosok Babinsa Desa Sukasari yang selalu hadir di tengah warganya. Pukul 08.00 WIB, ia memimpin langsung sebuah kegiatan yang sangat berarti: karya bhakti untuk meninggikan tanah lumpur di saluran irigasi pertanian. Bersama para petani dan warga yang antusias, ia turun tangan langsung, merasakan semangat gotong royong yang kental.
Kegiatan ini bukan sekadar pembersihan biasa. Ada tujuan mulia di baliknya, yakni memastikan aliran air dapat mengalir lancar menuju sawah-sawah di wilayah Desa Sukasari, Kecamatan Pameungpeuk, Kabupaten Bandung. Kehadiran petugas pengairan turut menambah sinergi dalam upaya menjaga denyut nadi kehidupan pertanian di sana.
Lebih dari sekadar perbaikan fisik, karya bhakti ini merupakan jalinan erat antara Babinsa dan masyarakat. Serma Muh Munadi melihat ini sebagai kesempatan berharga untuk mempererat tali silaturahmi, berbagi cerita, dan saling menguatkan. Ia meyakini, kebersamaan adalah kunci utama dalam membangun desa yang lebih baik.
"Ini adalah momen penting bagi kita semua. Dengan bersama-sama kita menjaga kebersihan lingkungan, terutama di sepanjang bantaran irigasi, kita memastikan air yang menjadi sumber kehidupan para petani ini dapat mengalir tanpa hambatan. Ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita bersama, " ujar Serma Muh Munadi dengan nada penuh semangat.
Sosialisasi ringan pun dilakukan di sela-sela kegiatan. Pentingnya menjaga kebersihan lingkungan digarisbawahi, karena dampak positifnya langsung dirasakan oleh kelancaran pengairan ke lahan pertanian. Bagi Serma Muh Munadi, setiap tetes air yang mengalir ke sawah adalah harapan yang tumbuh, dan setiap kerja keras yang dilakukan bersama adalah bukti nyata kepedulian terhadap tanah air.

Updates.